Siapa sih yang tidak mengenal mie, dari mie instan, mie ayam, dan mie-mie lain dengan berbagai variasinya. Bisa dikatakan, mie hampir menjadi makanan pokok, yang kadang-kadang masih juga dicampur juga dengan nasi.
Proses pembuatan mie kebanyakan menggunakan mesin dan untuk rumah tangga biasanya menggunakan alat sederhana Noodle Machine yang banyak dijual di toko perabot rumah tangga. Pada video youtube di bawah ini para chef akan mempertunjukkan bagaimana mereka membuat mie dengan tangan kosong. Memang dibutuhkan keterampilan khusus untuk membuatnya karena ini adalah seni memasak, bahkan sampai membutuhkan bahan khusus juga sehingga tercapai cita rasa tertentu, tetapi barangkali ini akan menjadi inspirasi Anda untuk membuat mie sendiri. Yuk kita simak video menarik di bawah ini.
Limbah / sampah botol bekas air mineral minuman sangat mudah kita jumpai. Dengan cara pengolahan yang satu ini, limbah bisa dijadikan sapu dan alat kebersihan lain yang mempunyai nilai jual dan ramah lingkungan. Mungkin cara seperti ini bisa ditiru oleh Bank Sampah sampai pengusaha pengolah limbah di Indonesia. Disamping sapu, limbah ini bisa diolah menjadi tali dan lain sebagainya. Simak video berikut ini untuk bisa mengetahui cara pengolahannya dan sekaligus sebagai referensi Anda.
Berikut contoh hasil akhirnya:
Semoga terinspirasi dan menjadikan Anda lebih kreatif lagi.
How to recycle plastic Bottle Waste / litter bottles of mineral water drinks very easily be encountered. By way of processing this one, the waste can be used as brooms and other cleaning tools that have a selling value and environmentally friendly. Perhaps in this way can be replicated by the "Garbage Bank" to waste processing businesses. Check out the following video to be able to know the way of processing and as a reference. Hopefully inspired and make you more creative.
Anda ingin mobil / truk / bus Anda mempunyai klakson yang sekeras klakson kereta api, yang bisa Anda buat sendiri dengan harga / biaya yang murah ?
Video Youtube berikut ini menunjukkan cara membuat sendiri airhorn / klakson angin yang terbuat dari bahan material PVC atau Paralon. Bahan dasarnya sering kita jumpai di toko bangunan seperti Tee, Socket, Cap, Pipa, dan lain-lain PVC. Untuk membran / diafragma Anda bisa gunakan film rontgen, karet ban dalam, lembar akrilik, tutup botol plastik yang lentur, sampai tutup kaleng aluminium. Untuk ujungnya Anda bisa memakai corong air atau corong aluminium yang dimodifikasi. Hal lain yang dibutuhkan adalah kompresor udara, yakni tabung dan atau pompa kompresor.
Berikut ini dalah video dasar pembuatannya, harapan saya Anda mengerti prinsip kerjanya lalu Anda bisa kembangkan lagi dengan lebih baik. Disimak yuk..
Untuk beberapa buah klakson dibutuhkan harmonisasi nada, ada yang bilang bahwa nada klakson harus disesuaikan dengan nada gitar yakni E, A, D, G, B. Berikut ini video petunjuk harmonisasi nada klakson atau mungkin Anda pikir lebih baik bereksperimen sendiri.
Selanjutnya silahkan simak lagi Video Youtube di bawah ini agar Anda lebih terinspirasi lagi.
Saya menemukan video tentang alat yang menarik untuk menusuk daging untuk pembuatan satay / sate. Jika Anda mempunyai usaha dagang sate kambing atau sate sapi, mungkin Anda bisa menirunya karena akan mempercepat proses tusuk daging. Untuk lebih detailnya, yuk kita tonton videonya..
Di Indonesia melihat pemandangan orang berjualan permen kapas / harum manis / arum manis tentu sudah biasa dan memang sudah sejak dahulu ada. Saking biasanya mungkin orang dewasa sudah bosan dan tidak tertarik, mungkin pangsa pasarnya hanya untuk anak-anak kecil saja. Bagaimana ya biar arum manis ini menarik di semua kalangan ? Video Youtube di bawah ini semoga bisa menjadi inspirasi Anda.
Baiklah saya sampaikan rahasia bagaimana bisa arum manis ini dibuat. Kuncinya adalah terletak pada mesin pembuat arum manis ini. Coba perhatikan gambar berikut ini :
Kipas yang terletak di bawah head / pemanas gula itulah kunci rahasinya. Kipas itu akan membawa kapas arum manis ke atas, bukan ke samping seperti yang kebanyakan kita lihat di Indonesia. Disamping itu mangkok/keranjangnya juga harus diperhatikan.
Lipatan sekitar lubang tengah mangkok harus bisa mengarahkan angin yang dihembuskan oleh kipas tadi ke arah atas, atau setidaknya lubang tengah mangkok harus lebih besar dari head / pemanas gula mesin harum manis tersebut. Atau silahkan perhatikan video di atas. Sehubungan dengan adanya kipas itu tadi, maka akan lebih baik jika Anda menggunakan head dengan sistem pemanas dari listrik, bukan api.
Untuk pembuatan atau pemutaran stick untuk menangkap kapas arum manis Anda bisa menyimak video di atas, jangan bosan untuk belajar memutar stick itu, kegagalan jadikanlah modal untuk berhasil, dengan ketelatenan lambat laun Anda akan terbiasa. Semoga menjadi ide untuk memulai bisnis di tengah gelombang PHK di Indonesia akhir-akhir ini.
Setiap kali kita akan melakukan pengecoran, baik untuk gotong royong kampung atau mungkin pembangunan rumah pribadi kita, hampir bisa dipastikan kita selalu berfikir untuk menyewa mesin molen. Terbayang sudah harga sewa, naikin ke mobil pickup, diturunkan di lokasi pengecoran, didorong, lalu setelah selesai dipulangkan lagi ke si empunya mesin molen itu. Rasanya itu molen berat sekali.
Tetapi saudara-saudara kita pada Video Youtube di bawah ini, mereka berpikir lebih keras lagi untuk menciptakan sebuah mesin yang akan membantu mereka sendiri. Yap mereka telah membuat sendiri mesin pengolah semen-pasir-batu untuk pengecoran. Perhatikan bahan-bahan baku mesin itu, antara lain tabung, roda-roda gigi, dan dinamo penggerak. Tabung ada yang menggunakan ember plastik sampai drum, dari tenaga penggeraknya menggunakan dinamo motor yang tidak begitu besar dengan tenaga listrik, bahkan ada yang menggunakan pompa air. Semua bahan itu sangat mudah didapat di negara kita, saya kita di tempat rosokan otomotif dan konstruksi besi pun ada.
Disamping itu, alat ini bisa didesain lebih tinggi dari molen biasa, dan memungkinkan untuk menuangkan semen cor ini langsung ke gerobak dorong atau celeng, sehingga bisa lebih bersih. Memang kapasitasnya lebih kecil tetapi saya kira lebih efisien juga. Yuk kita simak videonya, kembangkan pemikiran Anda lebih jauh lagi, semoga terinspirasi..
Menyebut nama Pandai Besi, terbayanglah sebuah profesi yang membutuhkan keahlian yang cukup tinggi untuk membuat perabot rumah tangga. Identik dengan suara bising benturan antara besi dan besi, pekerja yang berotot penuh keringat, tempat kerja yang sangat panas, yang akhirnya menghasilkan alat yang sering kita pakai seperti pisau, cangkul, parang, dan lain-lain.
Orang Rusia pada Video Youtube berikut ini menunjukkan bagaimana mereka membuat mesin pemukul besinya, mungkin saja mereka mempertimbangkan efek samping apabila memukul besi dengan tangan, yaitu seringnya terjadi cidera tangan. Mesin ini prinsipnya sangat sederhana bahkan bahan-bahan bakunya bisa didapatkan di tempat rosok. Tenaga penggeraknya juga hanya dengan motor listrik yang tidak begitu besar. Kita simak yuk, semoga Anda terinspirasi..
Sekali waktu mungkin Anda pernah membeli dan merangkai sendiri almari, meja komputer, atau meja belajar dari merk pabrikan dan mendapati beberapa beberapa paku semat yang terbuat dari kayu seperti gambar di atas. Atau mendapati kursi kayu peninggalan kakek yang paku sematnya mulai keluar dari sarangnya sehingga Anda harus memukulnya dengan palu.
Yap orang Jawa bilang itu Paku Pantek atau Paku Semat atau Dowel untuk kata kunci pencarian pada mesin pencari Google. Sudah tidak asing lagi bagi Tukang Kayu yang sampai saat ini masih banyak menggunakannya untuk perabot rumah tangga yang mereka buat. Bahkan masih banyak didapati Pantek itu dari bambu.
Trus, dimana ya belinya ? Cari di Toko Bangunan ternyata tidak menyediakan. Jangan khawatir, kita bisa membuatnya. Pada Video Youtube di bawah ini ditunjukkan bagaimana cara membuat sendiri alat pembuat paku semat itu. Prinsip dasarnya adalah prinsip meraut seperti rautan pensil. Yuk kita simak..
/
Once upon a time you may have to buy and assemble their own cabinets, computer desks, or desks of the brand manufacturer and found some several dowel made of wood like the picture above. Or find a wooden chair that started out of the nest so you have to hit it with a hammer.
The Javanese said PANTEK or Dowel for keywords on Google search engine. Already familiar to Carpenter that until now many use it for household furniture they make. In fact, it is still a common PANTEK of bamboo.
Then, where ya buy it? Find in Stores did not provide. Do not worry, we can make it. In the Youtube video is shown how to create your own tool maker's dowel. The basic principle is the principle of sharpening such a pencil sharpener.
Video Youtube berikut ini menunjukkan cara cepat membersihkan sekaligus mengupas kulit kentang secara cepat. Hanya bermodalkan bor listrik, sikat toilet yang baru, dan ember. Hal ini sudah dipraktekkan kakak saya yang kebetulan bisnis sambal kering dengan bahan baku berupa kentang. Sebelum beliau melihat video ini, betapa lamanya mengupas kentang dengan pisau, tetapi sekarang sudah bisa meningkatkan kapasitas produksinya dengan cara seperti video berikut ini. Semoga menginspirasi Anda.
The following YouTube video shows how fast cleanses and peel the potatoes quickly. Only with a power drill, a new toilet brush, and a bucket. It is already practiced my brother who happened "Sambal Kering" business with raw materials such as potatoes. Before he saw this video, how long peeling potatoes with a knife, but now it can increase its production capacity by way of the following video. Hopefully inspire you.
Mungkin Anda saat ini sedang membangun rumah beberapa lantai dan bingung ingin membantu para pekerja di rumah Anda. Atau mungkin Anda sedang memikirkan solusi untuk menaikkan barang ke lantai 2 rumah Anda dimana para pekerja Anda terlalu lama melaksanakan pekerjaan itu. Video Youtube ini semoga menginspirasi Anda untuk bisa melakukan pekerjaan menaikkan barang-barang ke lantai atas dengan praktis. Simak video berikut :
Memang agak lucu juga sih, tetapi mereka melakukan pekerjaan menaikkan genteng ke lantai 2 rumah cukup hanya 2 orang saja dengan dibantu sebuah kendaraan bermotor, seutas tali, dan 2 buah roda. Mungkin Anda cukup lakukan itu bersama salah satu keluarga dan cukup efektif untuk mengisi liburan Anda ketika para pekerja pembangunan rumah Anda sedang libur juga.
Pada Video Youtube kali ini kita bisa saksikan para pekerja warga negara Bangladesh, betapa cepatnya mencetak bahan baku batu bata berupa tanah liat. Dengan ritme pekerjaan yang terpola, tepat, dan teratur maka pekerjaan akan menjadi sangat cepat. Semoga menjadi inspirasi. Berikut cuplikannya:
In the Youtube video this time we can see the workers nationals of Bangladesh, how quickly print raw materials such as clay bricks. With the rhythm of work patterned, precise, and regular then the job will be very fast. Hopefully be an inspiration.
Melanjutkan Bahasan Sebelumnya mengenai besi cor, di negara Indonesia, sering kita menemui tukang bangunan saat merangkai besi kolom cor, menggunakan tang catut. Mereka mengikat besi kolom dengan kawat, mengencangkan sekaligus memotongnya menggunakan tang catut tersebut. Disini saya merasa alat itu agak kurang efisien terutama pada waktu pengerjaan dan limbah kawat potongannya yang kurang bersahabat dengan lingkungan.
Tetapi sebagian kecil tukang bangunan memang memanfaatkan ketidakefisienan waktu itu untuk memperbesar nilai gajinya, semakin lama waktu pengerjaan, semakin banyak juga uang mengalir. Padahal menurut saya malah sebaliknya, jika tukang bangunan lebih cepat menyelesaikan pekerjaannya, maka akan banyak pekerjaan-pekerjaan yang lain yang menunggu, bahkan tukang bangunan yang lebih cepat maka tarifnya akan lebih tinggi dari tukang lain.
Saya menemukan Video Youtube yang mungkin akan membantu Anda atau tukang bangunan Anda mempercepat proses pengikatan menggunakan kawat pada rangkaian besi cor. Mereka menggunakan alat yang bernama KATEHA, diproduksi di Jepang dan dijual oleh www.okazakienterprise.com seharga USD 19 seperti gambar berikut ini,
Dilihat dari bentuknya memang sangat sederhana, tetapi apabila dibandingkan dengan tang catut maka alat ini saya rasa lebih efisien waktu. Berikut ini adalah hasil dari ikatannya,
Mereka cenderung tidak memotong kawat sisanya, hanya saja Anda harus pandai-pandai memperhitungkan panjang kawatnya, berdasarkan pada ketebalan besi yang akan dirangkaikan. Perhatikan juga tangan pekerja pada video yang akan saya tampilkan di bawah ini, alat ini tidak banyak membutuhkan perputaran tangan sehingga menjauhkan Anda dari capek dan cidera. Keuntungan lain dari alat ini adalah anda tetap bisa mengikat besi hanya dengan celah relatif kecil
Saya rasa Anda sudah terinspirasi ya, silahkan membeli alat ini atau mungkin membuatnya sendiri ?
Continuing the PreviousDiscussion for Coulumn Casting, in the country of Indonesia, often we see a builder when stringing casting column steels, using pliers. They bind columns steel with wire, cut it using pliers to tighten the pliers. Here I find it somewhat less efficient tool especially in the processing time and waste wire pieces that are less friendly to the environment. But some small builders indeed exploit inefficiencies that time to increase the value of his salary, the longer the processing time, the more money is also flowing. Though I think the contrary, if a builder is faster to complete its work, it will be a lot of other jobs are waiting, even builders are faster then the charge will be higher than other builders. I found a YouTube video that might help you or your builder accelerates the binding process using casting steel wire in the circuit. They use a tool called KATEHA, manufactured in Japan and sold by www.okazakienterprise.com for USD 19. Judging from the shape is very simple, but when compared with pliers pliers then I think this tool is more efficient time. They tend not to cut the wire the rest, it's just that you have to be very clever to take into account the length of the wire, based on the thickness of the iron to be sequenced. Note also the hands of workers in the video I will show below, this tool is not much need rotation so keep your hands from fatigue and injury. Another advantage of this tool is that you can still bind steels with only a relatively small gap. I think you've inspired yes, please buy this tool or maybe make it yourself?
Bagi Anda yang bekerja pada bidang tehnik, maupun konstruksi bangunan, mungkin mesin ini bisa menjadi inspirasi Anda, mesin ini dibuat untuk membuat behel kolom cor dari bahan besi secara massal dan cepat. Dari bentuknya, mesin ini berbahan dasar motor listrik dan gear box reducer. Saya kira untuk pembuatannya, setelah melihat Video Youtube ini akan menjadi mudah.
dan ini adalah contoh pengerjaannya
Selamat Mencoba
Homemade steel stirrup style machine For those of you who work in the field of engineering, and construction, this machine might be an inspiration to you, this machine is made to make the stirrup column of casting steel materials in bulk and fast. Of its shape, this machine-based electric motor and gear box reducer. I guess to make, after seeing this video would be easy.
Saya pernah membuat sendiri sebuah mesin Fogger atau pengasapan, dari hasil pencarian di internet saya mendapatkan skema atau prinsip kerja untuk pembuatan mesin ini. Pada intinya untuk Thermal Fogger, kita hanya membakar cairan solar yang sudah dicampur dengan obat. Berikut Video Youtube hasil akhir mesin Fogger yang saya buat,
Disini saya memasukkan solar dan obat Fogger nyamuk dengan merk Malation yang saya beli di toko Pertanian, rangkaiannya sangat sederhana yakni membakar pipa tembaga berbentuk spiral, cairan solar dan Malation dilewatkan spiral itu sehingga berubah menjadi asap, itu saja. Ya lumayan lah daripada beli mesin serupa yang harganya sekitar 1 jutaan.
Ada sedikit rintangan ketika saya harus membentuk pipa tembaga itu menjadi spiral yang mungkin seukuran shock breaker belakang pada sepeda motor, ketika saya lingkarkan pada pipa 1,5 dim pasti penyok. Ada beberapa petunjuk di Youtube tetapi yang saya pakai adalah seperti pada Video Youtube berikut ini :
Yang saya lakukan adalah melingkarkan pipa tembaga sebesar kotak Freezer pada almari es saya, setelah itu saya masukkan pipa ke dalam ember yang penuh berisi air, saya putar arah vertikal hingga tidak ada kantong udara di dalamnya. Di dalam air itu juga saya tekan kedua ujung pipa itu dengan tang sampai rapat lalu saya masukkan ke dalam Freezer semalam.
Salah satu ujung pipa saya potong penutupnya lalu dengan cepat saya bentuk spiral pada pipa besi yang sudah saya siapkan sebelumnya. Hasilnya bisa rapi dan tidak penyok sama sekali,
Akan tetapi sebenarnya untuk pembuatan Thermal Fogger penggunaan pipa tembaga kurang bagus, memang cepat panas tetapi cepat juga pendinginannya jadi kadang-kadang cairan tidak terbakar dengan baik. Ada baiknya Anda menggunakan pipa besi yang seukuran pipa tembaga itu karena disamping kuat, pembakaran cairan akan lebih baik. Implementasi pipa tembaga berbentuk spiral seperti ini misalnya untuk memanaskan air sebelum dimasukkan ke dalam kolam. Pembahasannya ada di post lain halaman blog ini.
I've made my self a Fogger or Fogging Machine, from the search results on the internet I get the schematic or working principle for the manufacture of this machine. In essence for Thermal Fogger, we just burn diesel fluid that has been mixed with the drug. The above video is the end result Fogger machine that I created. Here I include diesel and medicine mosquito Fogger with Malathion brands that I buy at the store of Agriculture, the circuit is very simple that burn spiral-shaped copper pipe, liquid diesel and Malathion missed it so it turns into a spiral of smoke, that's it. Passable than purchasing similar machines that cost about IDR 1 million. There are a few obstacles when I had to form a copper pipe it into a spiral that may be the size of a rear shock absorber on a motorcycle, when I wrap the pipe 1,5 dm certainly dented. There are some hints on Youtube but that I use is like in the video above. What I do is put the copper pipe at the box Freezer on ice my cupboard, then I insert the pipe into a bucket filled with water, I turn the vertical direction until there are no air pockets in it. In the water it also I hit both ends of the pipe with pliers until the last meeting I put in the freezer overnight. Then one end of the pipe I cut my cover and quickly spiral shape on the iron pipe which I have prepared in advance. The result can be neat and no dent at all. But actually for the manufacture of the Thermal Fogger use copper pipe is not good, it is fast heat but also cooling so fast sometimes not flammable liquids properly. You'll want to use an iron pipe size of the copper pipe as well as a strong, burning liquid will be better. Implementation of a spiral-shaped copper pipe like this for example to heat the water before it is put into the pond. The discussion about pool heating on another page of this blog post.
Video Youtube berikut ini adalah cara menekuk pelat besi lembaran dengan alat buatan sendiri. Ada banyak referensi gambar, ukuran, skema dan lain-lain di internet untuk alat ini, silahkan untuk menggunakan mesin pencari Anda dengan kata kunci "homemade metal sheet bender".
Ada satu bengkel ternama di sekitar Bantul, Yogyakarta ini, mereka sering membuat bumper mobil offroad, tetapi dalam menekuk besinya masih menggunakan metode jepit lalu dipukul menggunakan palu, selain lama, tidak rapi hasilnya, dan membuat bising. Jadi sebenarnya apa tidak lebih baik menggunakan metode ini ? Jadi inspirasi juga buat kita juga..
The following video is a way to bend the sheet metal plate with homemade tools. There are many reference images, size, and other schemes on the internet for this tool, please use your search engine with the keywords "homemade sheet metal bender".
There's a famous workshop around Bantul, Yogyakarta, they often make bumper cars offroad, but the bending metal shet still using flops and beaten with a hammer, besides the old, not neat result, and make noise. So i think better to use this method. So inspiration also for us as well ..
Inilah Video Youtube tentang proses pembuatan Accumulator. Ayah saya dulu adalah seorang pengusaha Accu Charging atau Pengisian aki sekitar tahun 1980-an, dimana saat itu listrik belum banyak masuk ke desa-desa di Bantul Yogyakarta Indonesia. Ayah saya bercerita bahwa dulu beliau menggunakan aspal untuk penutup konduktor antar elemennya, pada video itu kemungkinan besar sudah menggunakan Plastic Seal atau mungkin sejenis cairan Fiber. Pada umumnya semua proses di video ini sama dengan yang Ayah saya lakukan dahulu kala. Dan Alhamdulillah ilmu tentang cara pengisian aki, perhitungan, dan lain-lain sudah diwariskan kepada saya.
Sebenarnya kita sangat butuh itu di masa sekarang ini, yakni sebagai energi alternatif untuk menyimpan listrik dari sumber kincir angin atau Solar Cell dengan biaya murah karena kita bisa membuatnya sendiri, tetapi sayangnya saya pernah mencoba mencari bahan-bahan untuk membuat aki ini, dan ternyata masih sangat sulit didapatkan di Indonesia.
My Father is a businessman of Battery Charging around the 1980s, at which time electricity was not much into villages in Bantul, Yogyakarta, Indonesia. My Father told me that he used to use asphalt to cover the conductor between the elements, the video was most likely already using Plastic Seal or perhaps a kind of liquid Fiber. Generally, all processes in the video is the same as my Father did of yore. And Alhamdulillah mnemonics battery charging, calculations, and others have passed on to me.
Actually we really need it at the present time, i.e., as an alternative energy source to store electricity from Windmills or Solar Cell with low costs because we can make it, but unfortunately i've tried searching for stuffs to make this battery, and it is still very hard to find in Indonesia.